Download APLIKASI UNTUK MENONTON FILM BOKEP YANG TERBLOKIR
X CLOSE Situs Poker Online Terpercaya

indosexqq Memperkosa Mahasiswi Cantik dan Perawan

CERITA DEWASA Memperkosa Mahasiswi Cantik dan Perawan – Awal mula kisah ini saat Hendra iseng-iseng untuk pergi keperpustakaan. Sebelumnya memang Hendra sama sekali tidak pernah ke perpustakaan, memang hal yang aneh bagi Hendra sih, untuk pergi ke perpustakaan. Jangankan untuk ke perpustakaan untuk kuliah saja dia sangat jarang mengikuti perkuliahan. Sampai akhirnya Hendra telah berada di dalam perpustakaan.

Eh… ternyata benar memang niat Hendra tidak seperti umumnya Mahasiswa lainya yang datang untuk membaca, melainkan dia datang bermaksud untuk tidur. Perpustakaan kampus biasaya jam segitu sangat sepi. Hendra kemudian bergegas mengambil beberapa buku tebal dan besar, kemudian posisi meja paling ujung untuk tidur. Namun ketika Hendra hendak memejamkan mata, tiba-tiba pandangan matanya terganggu oleh sebuah pemandangan Indah.

Rupanya di meja depan Hendra, duduklah seorang wanita manis yang membuat rasa ngantuk Hendra sekilas menghilang. Walaupun wanita itu kakinya terlilit kain celana jeans, tapi itu tidak menghilangkan bentuk kaki indah wanita itu. Ditambah lagi wanita itu mempunyai pantat yang terlihat kenyal, rambut panjang terurai, berkulit putih, bibir menggemaskan, dan ukuran payudara yang Pas. Hal itulah yang membuat Hendra tiba-tiba tidak mengantuk.

Naluri lelaki Hendra pun kemudian keluar begitu saja dengan disusulnya penis Hendra yang langsung Ereksi ketika melihat wanita yang di depannya itu. Wanita itu adalah mahasiswi tingkat pertama yang beberapa bulan lalu masuk kuliah. Ketika itu wanita ini begitu asyik dengan membaca buku di perpustakaan, sehingga dia tidak mengetahui dari tadi Hendra memperhatikanya dengan penuh birahi. Beberapa waktu kemudian wanita itu pun beranjak untuk menuju Toilet wanita.

Ditengah wanita itu menuju ke toilet Hendra pun bergegas mengawasi sekitar lokasi, ternyata lokasi aman. Kemudian Hendra pun membuntuti wanita itu ke Toilet, sesampainya Hendra di didepan pintu Toilet, dengan perlahan Hendra membuka pintu Toilet. Dengan wajah penuh birahi, Hendra melihat wanita itu sedang bercermin, sembari membasuh wajahnya dengan air kran. Dengan cepatnya Hendra kemudian menyekap wanita itu dari belakang sembari menutup mulutnya dengan tangan kanannya.

Kemudian aksinya diteruskan dengan menyeret wanita itu ke salah satu ruang Toilet, lalu dia mengunci pintunya, dan mendorong wanita itu ke arah dinding Toilet. Badannya yang kekar dan tenanganya yang besar membuat wanita itu tidak bisa bergerak sama sekali. Sesaat wanita itu mencoba berteriak untuk minta tolong, tapi percuma saja dia berteriak, karena mulutnya tertutup oleh tangan Hendra.

“ Heh… jangan teriak, coba aja kalau berani teriak sekali lagi, bakal nyesel Lo seumur hidup !!! ” bisik Hendra di telinga wanita itu,

Perlahan Hendra melepas bekapannya, wanita itu kelihatan takut dan terpaku, tangan Hendra perlahan meremas pantat wanita itu yang padat. Wanita itu hendak menjerit namun Karena takut ancaman Hendra ,Dia kembali terdiam. Wanita itu mulai menangis, tapi tangisan itu membuat kemanisan wanita itu makin terlihat ,Dia tidak melawan saat pantatnya diremas remas Hendra.

Namun saat Hendra hendak menarik lepas sweaternya, Dia berontak. Tapi walaupun akhirnya Hendra berhasil melepas sweater pink itu. ternyata wanita itu dibalik sweater pink itu hanya memakai kaos putih ketat, payudaranya terlihat menonjol sempurna, apalagi ternyata Dia tidak memakai bra, sehingga putingnya mencuat menggairahkan di balik kaos. pemandangan yang membuat Hendra tersenyum, what a seksi body. Wanita itu menyilangkan tangannya di dada, sadar jika payudaranya terlihat.

“ tolong… jangan… saya masih perawan… ” wanita itu memohon

“ Siapa nama kamu … manis, ? ”

“ Erna… tolong lepasin saya… saya kasih apa aja… asal lepasin saya… . ”

“ Nama yang indah ” ucap Hendra sembari meremas payudara Erna, sempat berontak kemudian Hendra mengancam Erna,

“ Diam… atau Gue harus iket tangan Lo, ato Gue bakal panggil temen temen Gue…

jangan melawan, Lo cuman layaninn Gue doang. ”

Perlawanannya perlahan melemah, membuat Hendra bebas meremas dan memainkan puting Erna yang masih terbalut kaus ketat. sambil tetap meremas payudara Erna, satu tangan Hendra membuka kancing jeans Erna,menurunkan seletingnya,dan menurunkan perlahan jeans tersebut. Dia lihat kebawah, Dia lihat Erna memakai celana dalam putih yang sangat seksi. Dia dengan segera melucuti kaos ketat Erna, dan menarik lepas celana dalam Erna.

Dia memandangi tubuh Erna yang indah tanpa selembar benangpun, ikat rambutnya Hendra buka sehingga rambutnya hitam terurai menambah keseksian Erna. Hendra lantas menyuruh Erna membuka satu persatu pakaian Hendra. Begitu celana terakhir Hendra terlepas, Dia menyuruh Erna berlutut dan mengulum Penisnya yang besar.

Erna menolak, meski Penis Hendra terus dipaksakan masuk, Erna tetap tak mau membuka mulut, sehingga Hendra harus memijit hidung Erna dengan keras ,sehingga mulutnya terbuka, sekejap pula Dia memasukan Penisnya ke dalam mulut Erna.

Dengan paksa Hendra mengerak-gerakan kepala Erna maju mundur, awalnya Erna tidak melakukan apapun, namun akhirnya dia mulai memainkan lidahnya, Penis Hendra dia jilati, dan kadang dia sedot dengan kuat, membuat Hendra mendesah keenakan.

sampai akhirnya ketika sperma Hendra keluar, Erna terpaksa menelen sperma Hendra. Ketika giliran Hendra menyentuh vagina Erna dia merasakan vagina tersebut sudah basah.

“ Oohhmm… kamu suka juga kan ternyata… dasar muna Lo… ”

Wajah Erna terlihat memerah menahan malu. kini giliran Hendra yang berlutut di depan Erna dan menjilati vagina Erna. Permainan lidah Hendra di vaginanya membuat Erna merintih, mendesah, dan mengerang. Apalagi payudaranya kembali di remas oleh Hendra. Setelah dirasa cukup basah, Hendra mebaringkan Erna di lantai wc yang dingin, tanpa basa basi.

Dengan cepat Hendra pun menancapkankan Penisnya ke vagina Erna, ternyata masih sempit dan memang Erna masih virgin. Butuh usaha keras bagi Penis Hendra untuk menembusnya, hingga akhirnya seiring jeritan Erna, darah perawan mengalir. Hendra terus mendorong, cepat dan makin cepat, teriakan tangisan, erangan dan rintihan Erna menjadi stimulus untuknya.

hingga akhirnya Erna menjerit tanda klimaks, membuat Hendra makin semangat, payudara Erna bergo yang seirama dengan gerakan maju mundur Hendra. Begitu klimaks, Hendra sembari meremas kencang payudara Erna, sehingga Erna menjerit kesakitan. Hendra tertawa puas, siapa bilang ke perpustakaan tak ada gunanya. Ternyata perpustakaan memberikan suatu bonus ngesex dengan salah satu mahasiswi yang cantik…hahaha….

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *