Download APLIKASI UNTUK MENONTON FILM BOKEP YANG TERBLOKIR
X CLOSE Situs Poker Online Terpercaya

indosexqq Kesucian Direnggut Paksa Oleh Preman

Cerita Dewasa Kesucian Direnggut Paksa Oleh Preman – Aku masih berumur 16 tahun bentar lagi aku menginjak usia ke 17 tahun saat ini aku masih kelas 2 SMA tinggi badanku sekitar 165cm dan aku memiliki ukuran Dada 34B, aku juga terlalu memikirkan besar buah dadaku, aku terlahir di lingkungan yang baik dimana aku belum mengerti soal seks sampai suatu ketika peristiwa itu terjadi pada diriku.

Sebenarnya aku sedikit khawatir karena jalan tersebut biasanya cukup sepi apa lagi pada pukul 17.25 sore seperti ini. Aku pulang telat karena ada acara osis setelah pulang sekolah tadi.

Tiba-tiba aku dikagetkan dengan suara seseorang yang memanggilku..

Preman : hai neng cantik.. celetuk seorang yang sepertinya preman.

Aku tak menghiraukannya dan berjalan lebih cepat.

Preman : yah cantik-cantik kok sombong sih neng.. katanya lagi dan berjalan mengikutiku dari belakang.

Aku berlari menjauhi dia dan setelah beberapa meter aku mencoba menoleh kebelakang untungnya orang itu sudah tidak kelihatan.

Huhh.. untung aja gak ngikutin… pikirku.

Tapi tiba-tiba ada yang membekap mulutku dan kemudian tubuhku juga di tangkapnya sehingga aku tidak dapat bergerak. Aku berusaha meronta-ronta tapi apa daya tubuh kecilku tak berpengaruh sama sekali mengahadapi tubuh kekarnya.

Dia menyeretku menuju sebuah gedung yang sudah tidak terpakai lagi sehingga daerah di sekitarnya juga tak ada pemukiman.

Setelah memasuki gedung tersebut dia membawaku masuk ke sebuah ruangan. Cukup besar terdapat sofa dan meja meskipun terlihat kotor dan rapuh. Aku di lemparkannya ke sofa tersebut.

Aaaaawwhh… aku teriak kesakitan.

Walaupun itu sofa sudah banyak sobek di sana sini serta cukup keras sehingga membuat badanku kesakitan apa lagi sedari tadi aku di bekap dengan keras oleh dia.

Tenang aja cantik ga bakal sakit kok kalau kamu ga ngelawan. Katanya preman itu..

Saya mohon pak lepaskan saya, akan saya beri semua uang saya.. sambil terisak menangis.

Aku lagi ga butuh uangmu, aku butuh kamu sayang.. dia mendekati sofa yang kududuki.

Dengan tubuh kesakitan aku mencoba bangkit berlari tapi refleknya cukup cepat dan mendorongku lagi ke sofa.

Jangaan pak aku mohon..

Tenang aja neng enak kok.. Dia memelukku dengan tubuh gelap dan kekarnya serta tato di sebagian tubuhnya. Dia memiliki wajah sangar yang menyeramkan.

Lepas kan paak.. aku berusaha memberontak. Tapi dia terus memelukku dengan erat serta mencoba menciumiku.

Heemmpphhh… Eeemmmmpphh… aku menutup bibirku erat-erat tapi dia terus menciumiku dan memegang daguku dengan keras sehingga memaksa mulutku terbuka

Heemmpphhh… Eeemmmmpphh…

Eeemmmmpphhhh…..

Dia terus menciumi bibirku serta menjilati mulutku.

Aku berusaha menolaknya tapi lama kelamaan ada perasaan aneh dalam diriku jantungku berdebar debar perasaan aneh yang belum pernah kurasakan.

Lama kelamaan aku tanpa sengaja menikmati ciuman tersebut.

Heemmpphhh… Sssseessshh….

Entah kenapa tanpa sadar aku membalas ciumannya. Kami saling melumat aku memejamkan mataku menikmati setiap kali mulutku di jelajahi lidahnya. Lidah Kami saling berpautan.

Nahh.. gimana enak kan neng ciumannya ?

Bagai disambar petir setelah mendengar hal tersebut kesadaranku kembali dengan jantung yang masih berdebar aku mendorongnya kemudian lari tapi baru sampai pintu dia menarik bajuku sehingga aku terjatuh kebelakang.

Aaaauuwwh… aku mengalami benturan yang cukup keras di kepala sehingga membuatku sedikit pusing.

Makanya jangan lari aku gak bakal main kasar kok kalau kamu nurutin aku.. Kemudian dia membawaku ke sofa lagi.

Dengan benturan di kepala membuat aku tak berdaya. Preman itu mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan mengarahkan tepat di depan leherku.

Okeh.. sekarang kita ubah aturannya kalau sampe kamu ngelawan lagi jangan salahkan aku kalau pisau ini menancap pada lehermu..

Aku semakin ketakuan… hiiikss.. iya pak. Dengan sedikit menahan air mataku.

Oh iya jangan panggil pak panggil aja mas, nama kamu siapa cantik ??

Hiiiksss.. Na..naaama saya Chika mas…

Wah cantik juga ya namanya kayak wajahnya.. preman itu langsung membelai pipiku..

Hiiksss… hiiiiksss… hiiiiksss.. aku terus menangis.

Udah dong cantik jangan nangis terus.. apa mau pisau tadi lagi ??

Eeehh.. Eeh iya mas.. aku berusaha menahan air mataku.

Nah gitu kan bagus ayo senyum pasti kamu cantik.

Dengan sedikit di paksakan aku berusaha untuk tersenyum.

Waahh.. manis banget kamu, rejeki nomplok emang nih.. katanya tertawa. Dia meraba payudaraku.

Woowwhh.. gede nih gak nyangka dapet bonus toge nih.. lanjutnya tertawa.

Aaaasssshh… preman itu mulai meremas remas pada awalnya aku merasa risih tapi lama kelamaan perasaan geli dan aneh mulai muncul.

Ssseesshh… mas udaahhhhh donggg…

Udah apanya sayang ?

Itu tangannya mas..

Memangnya kenapa tanganku ??

Remas Aaaaccchhh… geli mass…

Tapi enak kan Neng ??

Aku memejamkan mata dan mendesah tanpa sadar menikmati remasan tersebut.

Ketika aku membuka mata ternyata kancing seragamku sudah terbuka semua dengan reflek aku menutup payudaraku yang masih tertutup Bra.

Hehh.. tangannya awas, apa kamu mau pisau ??

Dengan terpaksa aku menurunkan tanganku dan dengan leluasa dia memandangi payudaraku.

Ukuran berapa nih neng ? preman itu melanjutkan meremas payudaraku dengan hanya terhalangi bra.

Ssseessssshh… Aaaaahhh… gak tau massss……..

Ayo jujur kalau gak kamu tau kan akibatnya !!

Ssseesssshhh… iya.. iya mas.. Hheeemmpphh.. 34B mas…

Waah.. mantep nih apa lagi kalau di kenyot. Dia langsung menyingkap braku ke atas sehingga memperlihatkan pemandangan indah dua buah gundukan kembar dengan puting yg berwarna sedikit merah muda. Dan dengan puncak yang berdiri tegang.

Neng udah sange ya tegang gini putingnya.. enak ya ??

Dia menghisap puting sebelah kiriku. Terus menghisap dan sesekali menggigit membuatku tak berdaya hanya bisa mendesah dan meremas sofa tersebut.

Jawab dong kalau aku tanya !! perintahnya

Hheemmpphh.. i..iya mas…

iya apanya ??

Ssseeessshhhh…. Eeemmmpphh…. Aaaacchhh…. iya enak mas, dengan wajah merah padam dan malu-malu aku berkata seperti itu.

Nah gitu dong, dia lanjut menghisap putingku dan memainkan yg sebelah kanan

Hal tersebut membuatku tak karuan hanya desahan yang keluar dari mulutku. Perasaan aneh yang tak pernah kurasakan sebelumnya.

Setelah puas dengan dadaku dia trus menciumi perutku. Dan kemudian dia menyuruhku untuk melepaskan rok abu-abu ku. Aku sangat takut karna jika aku lakukan hal itu maka semua hal tersebut akan terjadi. Melihat aku yg sedikit ragu dia ganti menyuruhku untuk mengulum penisnya.

Aku kaget bukan kepalang. Aku bahkan tidak tau bagaimana caranya.

Dia menyuruhku jongkok di depan sofa tempat dia duduk dan menyuruh melepaskan celananya. Aku ragu tapi dia menarik tanganku tepat di gundukan yg menyembul di selangkangannya.

Awalnya mengusap usap kemudian dia menurunkan celananya sehingga nampak penis hitamnya yang berdiri tegak di hadapanku, aku belum pernah melihat benda itu dan membuatku merinding.

Waaah kok takut gitu ? gak pernah liat ya ?

Dia menyuruhku mengocok dengan tanganku.

Sseeesssshhh… enakkk.. ada bakat kamu pinter ngocok..

Aku terus mengocoknya

Sekarang ciumin !! perintahnya.

Dengan ragu aku mencium ujung penisnya yang mengeluarkan cairan bening dengan rasa takut. Aku menciumi seluruh batang itu.

Ayooo sekarang hisap !!

Dengan tiba-tiba dia memasukkan penisnya kedalam mulutku.

Uhuuukkk.. uhhuuukk.. aku kaget dan bingung.

Hisap !!!

Dengan takut aku mulai mengisapnya. Ada rasa asin dan rasa aneh bercampur. Beberapa menit aku menghisapnya hingga menjadi terbiasa dengan rasa dan bau itu. Aku juga menggerakkn kepalaku maju mundur serta menjilati ujung penisnya.

Perasaan jijik dan takut yg sebelumnya kini sirna semua tergantikan dengan perasaan aneh yang membuatku kecanduan.

Ssseeesssshhhh.. dasar lonte ternyata doyan juga lo kan…

Kata kata kasarnya entah kenapa membuatku semakin bergairah menghisap penisnya

Aaaaaaahhh.. Oooohhh teruskan sayaanggg…

Dia memegang kepalaku dan menggerakkan pinggulnya hingga membuatku tersedak.

Aaaaaahh Chika gue keluaaaarr Aaaaahhhhh….

Cairan kental dan terasa aneh memenuhi mulutku.

Telan semua awas kalau ada yang lo keluarin !!

Mendengar itu dengan terpaksa aku menelan semua carian yang terasa aneh tersebut.

Gleekk.. gleekk..

Kemudian menjilati sisa sisa carian di ujung penisnya.

WoW.. lu pinter juga ya, bakat ngoral juga lu.

Saat aku berdiri dia langsung mendorongku duduk di kursi dan jongkok di depanku kemudian menarik keatas rok ku hingga celana dalamku kelihatan.

Wahh.. Wahh.. ternyata lo basah juga ya.

Kasian nih kalau CD lo basah mending gue lepas ya.. dia menarik turun dan entah kenapa aku reflek menaikkan bokongku saat dia menurunkan CD ku.

Waaah.. memekmu cantik bener nih.

Aku berusaha menutup kakiku tapi langsung di halanginya.

Dia menciumin pahaku pangkal paha dan di sekitar vaginaku. Dan terakhir dia menciuminya.

Aaaaacccchhh…. Ssseeessshhh…

Rasa geli aneh dan nikmat bercampur menjadi satu. Desahanku terus menjadi jadi karena rasa nikmat yg amat sangat. Aku menggeleng gelengkan kepala merasakan hal itu.

Di ciumi dan di jilati tempat itu..

Sruuupp sruuuppp…

Aaaaacchhh.. udah mass… Jangaaannn…

Dia terus menjilatinya dan memasukan jari ke vaginaku dan mengocoknya.

Ooouusssshh… mas udah mass.. aku udahhh… Aaaccchh…

Aku meracau tak karuan

Dan akhirnya. Aaaaaacchhh…. Aaaaaaahh….

Semua cairan milikku tersembur keluar. Perasaan yang belum pernah aku rasakan. Badanku terasa ringan. Kenikmatan yang paling nikmat kurasakan.

Semua cairanku di telannya tanpa tersisa. Di jilatinya vaginaku

Hheeemmmpphh…. Ooooohhhh….

Tubuhku langsung terkulai lemas.

Waaahh.. Ternyata lo keluar, enak kan?”

Tanyanya sambil tertawa..

Aku menutup wajahku yang merah padam. Aku tidak menyangka bakal menikmati hal memalukan tersebut.

Tiba-tiba preman itu melebarkan kaki ku yang masih lemas. Dan mendekatkan penisnya ke vaginaku. Dia menggesekkan penisnya hingga membuatku merasa aneh lagi.

Aaaaaaahh mas udah masss….

Apanya yg udahan neng ??

Ituuu.. Hheeeeemmphhh… jangan di gesekin lagi mass.. lepasin saya..

Oohh.. jadi kamu udah pengen ya oke deh..

Dia menempatkan penisnya tepat di depan lubangku. Perlahan aku merasakan batang penis itu masuk.

Aaauuuwwwhh… Saaakkkiiittt mass…..

Mulai menyeruak masuk. Hingga setengah. Dia langsung menghentakkan pinggulnya dan Jleeeeppbbb….

Aaaawwhhhhh… Saaaakittt.. banget mass….

Batang penis itu mengisi setiap tempat di vaginaku. Benda yang panjang itu merobek selaput dara yang selama ini aku jaga.

Aku mencakar punggungnya karena kesakitan dan reflek air mataku menetes menahin sakit tersebut.

Udah neng sakitnya cuma bentar kok ntar Mas bikin enak, dia menahan penisnya di vaginaku. Terasa penuh dan panas.

Beberapa saat kemudian dia menggerakkan pinggulnya.

Aaaaaaaccchhh… Uuuuussshhh…. Ooouuuuhhh….

Dia terus menggerakkan pinggulnya. Sekali dua kali dan kemudian semakin lancar meski pada awalnya agak perih tapi lama kelamaan rasa perih itu hilang dan berganti dengan perasaan aneh dan nikmat. Erangan kesakitanku kini berubah menjadi desahan kenikmatan.

Aaaaaaccchh…. Hheemmpphhh…. Sseeessshh…. Ooouuuccchhhh…..

Dia terus menggenjotku dan meciumi bibirku dan ku sambut dengan membalas ciuman.

Oooooohh beneran mantap deh memek lu neng..

Ssseeesshhh…. Oooooohhh… Hheemmmpphhh….. terus mass.s…..

Oooohhh.. kenapa ? enak ya ?

Ooouuuucccchhh… iya mass… terussss… Sssseeesshh…

Aku ikut menggerakkan pinggulku.

Beberapa saat kemudian dia mengajak ganti gaya dengan doggy style.

Plookk… Plloookk… Plooookk… suara hentakan pahanya dengan pantatku.

Dan semakin terasa nikmat.

Dia menciumi leherku, Meremas dadaku dari belakang.

Aaaaaassshhh… mas ayo mas… truss Aaaccchhh…

Entah kesadaranku hilang kemana, aku mengeluarkan kata-kata yang memalukan aku terus menggoyangkan pinggulku seirama dengan gerakannya..

Aaaaaaaaccchh masss… Ouuuusssshhh… aku sekali lagi keluar dengan hebatnya.

Aaaaaaahhh… Ooooohhhhh… aku juga sayaanggg….

Croot….croottt…..crrooootttttt………

Vaginaku terasa penuh dan hangat aku merasa preman itu menyemprot barkali-kali hingga lemas. Walaupun aku awalnya di perkosa entah kenapa aku menikmati kejadian tersebut dan vagina terus berkedut setiap membayangkan hal tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *