Download APLIKASI UNTUK MENONTON FILM BOKEP YANG TERBLOKIR
X CLOSE Situs Poker Online Terpercaya

indosexqq Dipuaskan Oleh Kekasih Kakak Ku

Cerita Dewasa Dipuaskan Oleh Kekasih Kakak Ku – Siang itu aku sedang sendirian dirumah. Papa, Mama dan kak Yulia mendadak ke Jakarta karena nenek sedang sakit. Aku nggak bisa ikut karena ada kegiatan sekolah yang nggak bisa aku tinggalin. Daripada bengong sendirian aku langsung bersih-bersih rumah. Pas aku lagi bersihin kamar Kak Yulia, aku menemukan sekeping VCD. Ketika aku merperhatikan sampulnya, Astagaaa !! Ternyata gambarnya sepasang orang Jepang yang sedang berhubungan sex. Badanku gemetar, jantungku berdegup kencang. Pikiranku mengingat kembali kira-kira 2 minggu yang lalu aku tanpa sengaja mengintip Kak Yulia dengan pacarnya melakukan hal seperti yang ada di sampul VCD tersebut.

Sejak itu aku sering bermasturbasi membayangkan sedang bersetubuh. Tadinya aku bermaksud mengembalikan VCD tersebut ke tempatnya, tapi mumpung sendirian aku memutuskan untuk menonton film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini nonton film seperti ini. Begitu aku nyalakan di layar TV terpampang sepasang orang jepang yang sedang saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu pakaian yang melekat mereka lepaskan. Si cowok mulai menciumi leher ceweknya, kemudian turun ke payudara. Si cewek tampak menggeliat menahan nafsu yang membara.

Sesaat kemudian si cowok menjilati vaginanya terutama di bagian klitorisnya. Si cewek merintih-rintih keenakan. Selanjutnya gantian si cewek yang mengulum penis si cowok yang sudah ereksi. Setelah beberapa saat sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si cowok memasukkan penisnya ke vagina cewek jepang tadi dan langsung disodok-sodokin dengan cepat. Beberapa saat kemudian mereka berdua orgasme. Si cowok langsung mencabut penisnya dari vagina kemudian mengocoknya di depan wajah ceweknya sampai keluar spermanya yang banyak banget, si cewek tampak menyambutnya dengan penuh gairah.

Aku sendiri selama menonton tanpa sadar bajuku sudah nggak karuan. Kaosku terangkat sampai diatas Dadaku, kemudian Braku yang kebetulan pengaitnya di depan aku lepas. Kuelus-elus sendiri Dadaku sambil sesekali kuremas, Uuuooohhh….. enak banget. Apalagi kalo kena putingnya Ssseesshhh….. Celana pendekku aku pelorotin sampe lutut, lalu tanganku masuk ke balik celana dalam dan langsung menggosok-gosok klitorisku. Sensasinya luar biasa.. Makin lama aku semakin hebat melakukan masturbasi, rintihanku semakin keras. Tanganku semakin cepat menggosok klitoris sementara yang satunya sibuk meremas-remas toketku sendiri. Dan… Ooooohh… Uuuuuhh… Aku mencapai orgasme yang luar biasa. Aku tergeletak lemas di karpet.

Tiba-tiba bel pintu berbunyi. Tentu saja aku gelagapan benerin pakaianku yang terbuka disana-sini. Abis itu aku matiin VCD player tanpa ngeluarin kasetnya. Gawattt pikirku !!! Siapa ya ? Jangan-jangan papa dan mama. Ngapain mereka balik lagi ? Buru-buru aku buka pintu, ternyata di depan pintu berdiri seorang cowok keren. Rupanya Mas Denis pacarnya Yulia dari Jogja. Halo Linda sayang, Kak Yulia nya ada ? Waah baru tadi pagi ke Jakarta. Emang nggak telpon Kak Denis dulu ? Waduh nggak tuh. Gimana nih mau ngasi surprise malah kaget sendiri. Telpon aja HP nya Mas, kali aja mau balik.. Usulku kepadanya. Padahal aku berharap sebaliknya, soalnya terus terang aku diam-diam juga naksir Mas Denis. Mas Denis mengikuti usulku. Ternyata Kak Yulia cuman bilang supaya Mas Denis nginep dulu, besok baru balik ke Jogja, sekalian ketemu disana. Horeeee… Hatiku bersorak, berarti ada kesempatan nih.

Aku mempersilakan Mas Denis mandi. Setelah mandi kami makan malam bareng. Aku perhatiin tampang dan body Mas Denis yang keren, kubayangkan Mas Denis sedang telanjang sambil memperlihatkan Penisnya. Nggak sulit untuk ngebayangin karena aku kan pernah ngintip Mas Denis sama Kak Yulia lagi ML. Rasanya aku pengen banget ngerasain penisnya masuk ke vaginaku, abis keliatannya enak banget tuh. Ada apa Linda ?? Kok ngelamun, mikirin pacar yaa ?? tanyanya tiba-tiba. Eeehh, enggak Mas.. Linda tidur dulu ya ngantuk nih.. ujarku salah tingkah. Mas Denis nonton TV aja nggak apa2 kan ? Nggak apa2 kok, kalo ngantuk tidur aja duluan.. Aku beranjak masuk kamar.

Setelah menutup pintu kamar aku bercermin. Bajuku juga kulepas semua. Wajahku cantik manis, kulitku putih, bersih dan mulus. Tinggi 168 cm. Badanku sintal dan kencang karena aku rajin senam dan berenang, apalagi ditunjang toketku yang 36C membuatku tampak sexy. Jembutku tumbuh lebat menghiasi vaginaku yang indah. Aku tersenyum sendiri kemudian memakai kaos yang longgar dan tipis sehingga menonjolkan kedua puting susuku, bahkan jembutku tampak menerawang. Aku merebahkan diriku di atas kasur dan mencoba memejamkan mata, tapi entah kenapa aku susah sekali tidur.

Sampai kemudian aku mendengar suara rintihan dari ruang tengah. Aneh deh, suara siapa malam-malam begini ? Astagaaa !!! Aku baru inget, itu pasti suara dari VCD porno yang lupa aku keluarin tadi, apa Mas Denis menyetelnya ? Karena penasaran, akupun bangkit kemudian perlahan-lahan keluar. Sesampainya di ruang tengah, aku melihat pemandangan yang mendebarkan, Mas Denis di depan TV sedang menonton bokep sambil ngeluarin penisnya dan mengelusnya sendiri. Waaahh… batang penisnya tampak kekar banget.

Aku berpura-pura batuk dengan tampang seolah-olah mengantuk aku mendekati Mas Denis. Mas Denis tampak kaget mendengar batukku lalu cepat-cepat memasukkan penisnya ke dalam CDnya lagi, tapi CDnya nggak bisa menyembunyikan tonjolan penisnya itu. Eh, Linda anuuu, eh belum tidur ya ? Mas Denis tampak salah tingkah, kemudian dia hendak mematikan VCD player. Iya nih Mas, gerah banget… Eeh nggak usah dimatiin, nonton berdua aja yuk Kak… ujarku sambil menggeliat sehingga menonjolkan payudara ku. Oh iya deh.

Kamipun lalu duduk di karpet sambil menonton. Aku mengambil posisi bersila sehingga Vaginaku mengintip keluar dengan indahnya. Mas, gimana sih rasanya ML ? tanyaku tiba-tiba. Eeh kok nanya gitu sih ? Mas Denis agak kaget mendengar pertanyaanku, soalnya saat itu matanya asyik mencuri pandang ke arah selakanganku. Aku semakin memanaskan aksiku, sengaja kakiku kubuka lebih lebar sehingga vaginaku semakin terlihat jelas. Udah mas nggak usah malu.. Aku kan pernah ngintip Mas sama Kak Yulia lagi gituan.. nggak ap2a kok, rahasia terjaga kok… Oh ya ? Hehehe… iyaa.. enak sih. Mas Denis tersipu mendengar ledekanku.

Akupun melanjutkan, Mas vaginaku sama punya Kak Yulia lebih indah mana ? tanyaku sambil mengangkat kaosku dan mengangkangkan kakiku lebar-lebar jadi vaginaku terpampang jelas. Eeeehh… bagusan punyamu. Terus kalo Payudaranya montokan mana ? Kali ini aku mencopot kaosku sehingga payudara dan tubuhku yang montok itu telanjang tanpa sehelai benang yang menutupi. Iittuuu…. lebih montok dan kencengan punyamu.. Mas Denis tampak melotot menyaksikan bodyku yang sexy. Hal itu malah membuat aku semakin terangsang. Sekarang giliran aku liat punya Mas Denis. Karena sudah sangat bernafsu aku menerkam Mas Denis. Kucopoti seluruh pakaiannya sehingga dia bugil.

Aku terpesona melihat tubuh bugil Mas Denis dari dekat. Badannya agak langsing tapi sexy. penisnya sudah mengacung tegak membuat jantungku berdebar cepat. Entah kenapa, kalo dulu ngebayangin bentuk penis cowok aja rasanya jijik tapi ternyata sekarang malah membuat darahku berdesir. Waaaah… gede banget Mas… Aku hisep ya Mas.. Tanpa menunggu persetujuannya aku langsung mengocok, menjilat dan mengulum batang kemaluannya yang gede dan panjang itu seperti yang aku tonton di VCD tersebut. Sruup Sruupp Sruupp… Hhmeemmpphh…

Ternyata nikmat sekali mengisap penis. Aku jepit penisnya dengan kedua susuku kemudian aku gosok-gosokin, Hheemmm nikmat banget.. Mas Denis akhirnya tak kuat menahan nafsu. Didorongnya tubuh sintalku hingga terlentang lalu diterkamnya aku dengan ciuman-ciuman ganasnya. Tangannya tidak tinggal diam ikut bekerja meremas-remas susuku. Aaaccchhhh…. Eeennggghhhh… enak Mas… Aku benar-benar merasakan sensasi luar biasa.

Sesaat kemudian mulutnya menjilati kedua putingku sambil sesekali diisap dengan kuat. Aaauuwwsshhh… geli nikmat Aaacchhh… Ooouuuwwhh… Aku menggelinjang kegelian tapi tanganku justru menekan-nekan kepalanya agar lebih kuat lagi mengisap susuku. Tak lama kemudian lidahnya turun ke vaginaku. Tangannya menyibakkan jembutku yang rimbun itu lalu membuka vaginaku lebar-lebar sehingga klitorisku menonjol keluar kemudian dijilatinya dengan rakus sambil sesekali menggigit kecil atau dihisap dengan kuat.

Aaaaahhhhh.. Ooohhh…. Ssseesshhh…. enak Mas.. terussssss.. Oooohh…. jeritku. Srup Sruppp, vaginamu enak banget Linda.. Mmmmeemmmhhh… Mas Denis terus menjilati vaginaku sampai akhirnya aku nggak tahan lagi. Mas.. ayooo.. masukin penismu.. aku sudah nggak tahan.. Mas Denis lalu mengambil posisi jongkok, diacungkannya penisnya dengan gagah ke arah lubang vaginaku. Aku mengangkangkan kakiku lebar-lebar siap menerima serangan Penisnya.

Pelan-pelan dimasukkannya batang Penisnya itu ke dalam vaginaku. Jlleeeppsss… Aauuuwwhhhh… ssakiiit Maaas, pelan-pelan Aaaacchh.. Walaupun sudah basah, tapi vaginaku masih sangat sempit karena aku masih perawan. Aauuwwwhh…. saakiitt… Mas Denis tampak merem menahan nikmat, tentu saja dibandingkan Kak Yulia, vaginaku jauh lebih menggigit. Lalu dengan satu sentakan kuat Penisnya Kak Denis berhasil menancapkan diri di lubang kenikmatanku sampai menyentuh dasarnya. Aaauuuwwwhh… Aaaaahhhhh… sakit.. Aku melonjakkan pantatku karena kesakitan.

Kurasakan darah hangat mengalir di pahaku… Sudah tanggung, aku ingin ngerasain nikmatnya bercinta. Sesaat kemudian Mas Denis memompa pantatnya maju mundur. Sreek.. Sreekk.. Srreeekkk… Aaaaccchhhh… Uuuuuuchhhh… Ooouuwww…. Aku menjerit-jerit kesakitan, tapi lama-lama rasa perih itu berubah menjadi nikmat yang luar biasa. vaginaku serasa dibongkar oleh tombak sakti yang kekar itu. Oooooohhhh… lebih keras, lebih cepatttt… Jerit kesakitanku berubah menjadi jerit kenikmatan.

Keringat kami bercucuran menambah semangat gelora birahi kami. Tapi Mas Denis malah mencabut penisnya dan tersenyum padaku. Aku jadi nggak sabar lalu bangkit dan mendorongnya hingga telentang. Kakiku kukangkangkan tepat di atas penisnya, dengan birahi yang memuncak kutancapkan penisnya itu ke dalam Vaginaku.. Jlleeepppssss….. Oooouuhhhhhh….. aku menjerit keenakan, lalu dengan nafsu yang tinggi aku menaik turunkan pantatku sambil sesekali aku goyangkan pinggulku. Aaaaaaaahhhh….. enak banget memekmu menggigit banget sayang.. penisku serasa diperas…. Oooohhhhh…. Aaaaahhhh…. penismu juga hebat, memekku serasa dibor.. Aku menghujamkan pantatku berkali-kali dengan irama sangat cepat.

Aku merasa semakin melayang. Bagaikan kesetanan aku menjerit-jerit seperti kesurupan. Akhirnya setelah setengah jam kami bergumul, aku merasa seluruh sel tubuhku berkumpul menjadi satu dan dan Aaaaaccchh.. aku mau orgasme Mas.. Aku memeluk erat-erat tubuh atletisnya sampai Mas Denis merasa sesak karena desakan susuku yang montok itu. Kamu sudah sayang ? Oke sekarang giliran aku.. Aku mencabut vaginaku lalu Mas Denis duduk di sofa sambil memamerkan Tombak saktinya. Aku bersimpuh dihadapannya dengan lututku sebagai tumpuan. Kuraih penis besar itu, kukocok dengan lembut. Kujilati dengan sangat menikmati.

Makin lama makin cepat sambil sesekali aku isap dengan kuat. Srrupp.. Sruupp… Ooooohhhh…. kocok yang kuat sayang… Mas Denis mengerang-erang keenakan, tangannya meremas-remas rambutku dan kedua bukit yang menggantung di dadaku. Aku semakin bernafsu mengulum. Menjilati dan mengocok penisnya. Sruupp.. Sruuppp.. Srrruuppp… Ooohhhhh… enaaaaak…. terus sayangggg.. aku hampir keluar sayang….. Aku semakin bersemangat memainkan penis itu. Makin lama makin cepat.. lalu Croot.. Croott.. Crrooottt…

Penisnya menyemburkan sperma banyak sekali sehingga membasahi rambut, wajah, Dada dan hampir seluruh tubuhku. Aku usap dan aku jilati semua Spermanya sampai licin tak tersisa, lalu aku isap penisnya dengan kuat supaya sisa Spermanya dapat kurasakan dan kutelan. Akhirnya kami berdua tergeletak lemas diatas karpet dengan tubuh bugil bersimbah keringat. Malam itu kami mengulanginya lagi hingga 3 kali dan kemudian tidur berpelukan dengan tubuh telanjang. Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *